Reviu Film What Happens in Vegas

  • Bagikan
Infonesa, Informasi Indonesia, Berita Indonesia, Infografis, Infografis Indonesia, Indonesia, Infografis Politik, Infografis Ekonomi, Infografis Pendidikan, Artikel, Cerpen, Cerpen Indonesia, Infografik, Infografik Indonesia, Infografik Ekonomi, Infografik Pendidikan, Reviu Film, Reviu, Film What Happens in Vegas, What Happens in Vegas, Film, Reviu Film Infonesa: Reviu Film What Happens in Vegas
“Reviu Film What Happens in Vegas” | Photo ©celebrity.okezone.com

FILM | INFONESA — Film satu ini akan membuat kalian tertawa dan menangis. Banyak sekali adegan-adegan menggelitik perut dan ada juga beberapa yang membuat suasana kamar kalian dipenuhi bawang.

Film yang dirilis pada 22 April 2008 (Britania Raya) dan disutradarai oleh Tom Vaughan bisa kalian masukan ke daftar tontonan di saat bosan. Dijamin, film ini bisa mengatasi kebosanan kalian.

Di awal film, kita akan diperlihatkan sepasang kekasih yang terlihat baik-baik saja. Joy (cameron diaz) sedang menyiapkan kejutan untuk tunangannya, semua disiapkan begitu meriah di apartemen tunangannya itu.

Semua tamu undangan bersembunyi dengan maksud mengejutkan tunangannya. Namun, tak disangka  ternyata malah Joy beserta tamu undangan yang dibuat terkejut olehnya. Ia memutuskan Joy, rasa malu pun tak terelakkan, karena disaksikan orang banyak.

Joy terlihat begitu sedih. Perjuangannya untuk menyenangkan hati si tunangan berbalaskan sakit hati yang mendalam. Akhirnya Joy dengan sahabatnya pergi ke bar untuk minum-minum.

Di tempat lain, Jack (ashton kutcher) seorang laki-laki menarik namun tak bisa berkomitmen, ia juga putus dengan pacarnya. Dan di tempatnya bekerja, ia dipecat oleh bosnya yang tak lain adalah ayahnya sendiri.

Baik Joy maupun Jack sedang mengalami masa masa yang berat, sehingga sahabat mereka masing masing dengan setia menemani mereka. Sahabat mereka menyarankan untuk berlibur ke Las Vegas dengan maksud bersenang-senang melepas penat. Jack dan Joy pun berangkat ditemani sahabat terbaik mereka.

Sesampainya di vegas, Jack pun menyewa kamar, sahabatnya langsung menuju kekamar mandi untuk bersih-bersih diri, tapi alangkah terkejutnya ia bertemu dengan sahabat joy dikamar mandi, spontan saja keduanya berteriak disusul teriakan Joy dari bilik mandi.

Sahabat joy menyemprotkan semprotan cabai ke muka sahabat jack, kemudian mereka berdua menyerangnya. Jack yang mendengar keributan langsung menuju kamar mandi, melihat sahabatnya diserang dua wanita gila. Jack cepat membantunya, namun bukannya berhenti, sekarang mereka makin gila dan akhirnya Jack dan sahabatnya kalah.

Adegan tadi membuat saya tertawa terbahak-bahak, hati-hati jika kalian menontonnya di malam hari, tetangga kalian bisa terganggu.

Joy yang duduk di atas perut Jack berkata bahwa Jack dan sahabatnya adalah kaum homo, karena kebetulan Jack mengenakan selendang bulu yang ia temukan di ruang sebelah, semacam syal bulu warna jingga.

Jack menyangkalnya, hal itu pun diabaikan mereka berempat, karena ada permasalahan yang lebih penting, yaitu tumpang tindihnya pesanan kamar. Mereka pun komplain pada room service dan akhirnya diberi kamar masing-masing.

Petualangan mereka berempat tidak berhenti di sana, Jack ternyata mendapatkan tiket untuk 4 orang ke tempat hiburan di Las Vegas. Mereka pun berangkat menggunakan Limosin, sesampainya di tempat mereka berpencar. Namun, Jack mencoba untuk mengajak Joy minum bersama. Awalnya, Joy menolak, tetapi dengan bujukan maut jack ia menerimanya.

Petualangan gila mereka pun dimulai, Jack dan Joy terlarut dalam minuman. Hingar bingar dunia malam Las Vegas dan banyaknya minum membuat mereka tak sadar apa saja yang telah terjadi di malam itu.

Joy tersadar di pagi hari dengan Jack satu tempat tidur dan mendapati bahwa mereka berdua telah menikah. Joy kaget bukan main, karena sama sekali tak mengingat apa yang terjadi semalam. Jack pun tak kalah bingungnya, ia juga tak mengingat apapun apalagi dengan pernikahan mereka.

Keadaan pun menjadi canggung di antara mereka berdua. Masing-masing sahabat mereka menyarankan untuk melakukan perceraian. Jack dan Joy pun setuju, dan membahasnya di depan sebuah mesin judi. Namun, pembicaraan itu tak lancar, masing-masing merasa dicampakkan dan adu mulut siapa yang lebih dulu dicampakkan. Joy akhirnya dengan mengumpat meninggalkan Jack di depan mesin itu. Jack mengingatkan bahwa satu koin Joy tertinggal, Joy tak peduli, dengan kesal Jack pun memasukkan koin itu.

Sungguh beruntung, Jack mendapatkan jakpot. Joy menoleh dan berlari girang menghampiri Jack, padahal ekspresi Joy itu palsu karena ia melihat orang-orang segera berteriak histeris melihat ada yang memenangkan mesin itu.

Koin emas senilai jutaan dollar, media langsung meliput mereka saat itu juga, karena ada jutawan baru, orang kaya baru. Jack ngotot bahwa Joy tidak terlibat. Namun, Joy mengingatkan status mereka yang telah menjadi suami istri. Di sini keadaan semakin rumit, Joy tak mau bercerai tanpa dikasih bagian, tapi Jack bersikeras.

Jalur hukum mereka tempuh, masing-masing membuat pembelaan. Namun, hakim justeru memutuskan memberi mereka waktu satu bulan untuk mengetahui apakah mereka berdua benar-benar telah berusaha dalam perkawinan hingga memutuskan bercerai.

Dengan terpaksa mereka tinggal di satu apartemen, Jack bersusah payah untuk membuat Joy tak betah. Ia mulai membiarkan celana dalam kotor dan berjamur tergeletak di ranjang joy sampai kencing di wastafel. Namun, segala usaha itu tampaknya sia sia, Joy tahan terhadap sikap Jack demi uang hadiah.

Dari kebersamaan itulah justru benih cinta tumbuh di antara mereka tanpa disadari, mereka bisa saling menerima satu sama lain, kekurangan dan kelebihan.

Akan tetapi, Jack melakukan kesalahan besar. Ia mengembalikan cincin yang diberikan tunangan Joy dengan maksud membuat Joy gagal move on. Sayangnya, ia malah menyesali perbuatannya, karena ia sadar ia telah jatuh cinta pada Joy.

Saat di persidangan perceraian, Jack berencana untuk tidak jadi bercerai. Namun, tak disangka Joy malah ingin tetap bercerai dan memberi semua uang hadiahnya kepada Jack. Joy tidak mendapatkan sepeserpun, ia hanya ingin menjauh dari Jack.

Di akhir cerita, Jack yang merasa kehilangan mulai mencari keberadaan Joy. Ternyata Joy sedang berada di tempat favoritnya, yaitu di dekat mercusuar di pantai. Akhir cerita yang bahagia, Jack melamar Joy dan mengajaknya menghabiskan jutaan dolar bersamanya.

  • Bagikan